Akhirnyaaa~ Ini postingan terakhir di #31HariMenulis tahun ini. Senang rasanya bisa ikut berkontribusi selama dua tahun terakhir di bulan Mei tanpa pernah bolong untuk mem-posting! Yeyy! :D
Sedikit review, dibandingkan tahun kemarin, tahun ini saya memang agak selo dan punya banyak waktu untuk memposting. Tema yang saya angkat tahun ini juga bisa dibilang lebih spesifik dibandingkan dengan tulisan saya tahun lalu yang sangat random.
Sebenarnya motivasi saya mengikuti ajang #31HariMenulis ini adalah untuk belajar berkomitmen. Hadiahnya sih nomer sekian. Hehe, bukan munafik, tapi rasanya nggak ada yang setimpal dibandingkan dengan rasa bangga ketika bisa posting tulisan tepat waktu dan tidak bolong. Ya, walaupun saya akui tulisan di blog ini tidak ada yang "sesuatu banget". Nggak papa ya, toh #31HariMenulis ini ajang untuk membuktikan bahwa menulis itu bisa menjadikan kita kaya. Eits, kaya tidak selalu relevan dengan materi, lho. Saya banyak mendapatkan informasi melalui kartu pos yang saya terima, saya telah bertemu dengan orang yang memiliki minat yang sama, dan saya bergabung dalam suatu komunitas yang dulu nggak saya yakini keberadaannya. Yep, 31 hari ini saya sudah cukup "kaya". :)
Terima kasih sekali untuk Mas Awe, penggagas dan pendiri #31HariMenulis yang telah membuat saya berkomitmen untuk selalu menulis. Terima kasih untuk para admin #31HariMenulis yang rela merekap postingan saya dan kawan-kawan selama 31 hari penuh. Terima kasih untuk para penulis tamu yang secara bombastis telah memicu semangat saya untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi. Last but not least, terima kasih untuk yang telah berkunjung ke blog ini. Terima kasih sudah nyasar di blog saya. :)
Semoga tahun depan saya bisa ikutan #31HariMenulis lagi. :)
Semoga tahun depan saya bisa ikutan #31HariMenulis lagi. :)
Dan ini adalah kartu pos untuk menutup postingan terakhir untuk #31HariMenulis: \:D/
Kartu ini datang dari Mbak Laura di USA. Saya sih nggak percaya kalau manusia pernah mendaratkan kakinya di bulan. Kalau kamu? :)












